
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu berhasil mencatatkan angka penanganan diabetes melitus hingga 90 persen. Prestasi ini diraih melalui berbagai upaya pengendalian yang terus digencarkan, salah satunya melalui program inovatif bernama RT Sehat.
Program RT Sehat dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan hingga ke tingkat rukun tetangga (RT). Melalui program ini, warga dapat dengan mudah mengakses edukasi, deteksi dini, serta pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Fokus utama program ini adalah pada penyakit tidak menular, termasuk diabetes.
Kepala Dinkes Kota Batu menyampaikan bahwa capaian 90 persen tersebut menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis komunitas. “Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan kader kesehatan di setiap RT. Tanpa dukungan mereka, pencapaian ini tidak mungkin terwujud,” ujarnya.
Langkah konkret yang dijalankan antara lain adalah penyuluhan tentang pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik, serta monitoring gula darah secara rutin. Selain itu, Dinkes juga memfasilitasi pembentukan kelompok pendukung bagi penderita diabetes agar mereka bisa saling berbagi pengalaman dan motivasi.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menekan angka komplikasi akibat diabetes dan meningkatkan kualitas hidup warga Kota Batu ke depannya. Dinkes berencana untuk memperluas jangkauan program RT Sehat ke seluruh wilayah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.