
Bupati Tegal mengajak para ulama untuk bersama-sama melawan stigma negatif terhadap penyakit Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di wilayah Slawi. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang membahas upaya pencegahan dan penanggulangan kedua penyakit tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ulama diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghilangkan diskriminasi dan ketakutan yang kerap dialami oleh penderita TBC dan HIV/AIDS.
Menurut Bupati, stigma yang melekat pada kedua penyakit ini seringkali menghambat proses pengobatan. Banyak penderita yang enggan memeriksakan diri atau mengakses layanan kesehatan karena takut dijauhi atau dikucilkan oleh lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan ulama sangat diperlukan. Ulama dapat menyampaikan pesan-pesan kesehatan melalui ceramah atau kegiatan keagamaan lainnya, sehingga masyarakat lebih terbuka dan peduli terhadap isu kesehatan ini.
Bupati juga mengajak semua pihak untuk tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan. Dengan pemahaman yang benar dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan angka penularan TBC dan HIV/AIDS dapat ditekan secara signifikan.