
Bupati Malang, Sanusi, mengungkapkan bahwa sebanyak 3.000 penduduk di wilayahnya terindikasi menderita penyakit jantung. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan yang menunjukkan perhatian serius terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang.
Menurut data yang dihimpun, indikasi tersebut muncul setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara bertahap di berbagai kecamatan. Sanusi menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat untuk mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung.
Pemerintah Kabupaten Malang berencana untuk meningkatkan layanan kesehatan, terutama di puskesmas dan rumah sakit daerah, guna menangani kasus-kasus yang terdeteksi. Selain itu, sosialisasi gaya hidup sehat juga akan digencarkan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Bupati Sanusi berharap dengan langkah-langkah ini, angka penderita penyakit jantung di Malang dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat semakin baik. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan program berjalan efektif.