BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS pada MPLS di SKB Tarakan

Home blog BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS pada MPLS di SKB Tarakan
BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS pada MPLS di SKB Tarakan
BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS pada MPLS di SKB Tarakan

BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS pada MPLS di SKB Tarakan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan menggelar kegiatan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV/AIDS di tengah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tarakan. Acara ini berlangsung pada hari pertama MPLS tahun ajaran baru, diikuti oleh puluhan peserta didik baru.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas BNN menyampaikan materi mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi pengguna dan pengedar. Selain itu, pemaparan juga mencakup pengetahuan dasar tentang HIV/AIDS, cara penularan, dan langkah-langkah pencegahannya.

Kepala BNN Kota Tarakan, melalui perwakilannya, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam memerangi peredaran gelap narkoba. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menjadi pelopor di lingkungan sekolah dan masyarakat untuk menolak narkoba serta menjauhi perilaku berisiko tertular HIV/AIDS,” ujarnya.

Para peserta MPLS tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan simulasi. Salah satu siswa, Andi (16), mengaku mendapatkan banyak informasi baru. “Saya jadi lebih paham bahwa narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tapi juga masa depan. Saya akan menyebarkan pengetahuan ini ke teman-teman saya,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin BNN dalam upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba dan penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pelajar. Pihak SKB Tarakan menyambut baik kerja sama ini dan berencana melanjutkan program serupa secara berkala.

Dengan adanya edukasi semacam ini, diharapkan kesadaran remaja Tarakan terhadap bahaya narkoba dan HIV/AIDS semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kasus di masa mendatang.