
Beredar kabar di masyarakat bahwa kebiasaan minum air putih di tengah malam dapat merusak fungsi ginjal. Benarkah anggapan tersebut? Dokter memberikan klarifikasinya.
Menurut para ahli, minum air di malam hari sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan kerusakan ginjal. Ginjal tetap bekerja secara optimal untuk menyaring darah dan membuang racun, kapan pun kita minum. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.
Dokter spesialis ginjal menjelaskan bahwa yang lebih berbahaya adalah jika seseorang memiliki gangguan ginjal kronis atau penyakit tertentu, lalu minum air dalam jumlah sangat banyak sekaligus di malam hari. Hal ini bisa membebani kerja ginjal yang sudah tidak sempurna.
Bagi orang sehat, minum air putih di malam hari justru baik untuk mencegah dehidrasi saat tidur. Asalkan tidak berlebihan, misalnya hanya satu atau dua gelas. Minum terlalu banyak bisa menyebabkan sering buang air kecil sehingga mengganggu kualitas tidur.
Kesimpulannya, mitos bahwa minum air tengah malam merusak ginjal tidak sepenuhnya benar. Yang terpenting adalah menjaga asupan cairan harian yang cukup dan tidak berlebihan, serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.