
Sejumlah petugas yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo mulai merasakan dampak buruk dari paparan asap tebal. Keluhan batuk dan pusing menjadi masalah utama yang dialami oleh para petugas di lapangan.
Menurut laporan terbaru, kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena asap karhutla terus menyelimuti area sekitar. Petugas yang sempat terjun langsung ke lokasi kejadian mengaku kesulitan bernapas dan mengalami iritasi pada mata.
Tim medis yang disiagakan di posko darurat telah memberikan perawatan awal kepada petugas yang terdampak. Mereka disarankan untuk banyak beristirahat dan menggunakan masker khusus agar tidak memperparah kondisi kesehatan.
Kebakaran yang melanda kawasan Bromo ini belum sepenuhnya dapat dijinakkan. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk personel gabungan dari TNI, Polri, dan relawan. Namun, faktor angin dan medan yang sulit menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diimbau untuk waspada terhadap potensi gangguan kesehatan akibat asap. Jika mengalami gejala serupa, segera mencari pertolongan medis terdekat.