
Badan Karantina Pertanian (Barantin) mengeluarkan imbauan kepada para peternak di Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan penyakit hewan yang kerap meningkat selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering dinilai dapat memicu stres pada hewan ternak, sehingga daya tahan tubuh mereka menurun dan lebih rentan terhadap infeksi.
Menurut pernyataan resmi dari Barantin, beberapa jenis penyakit hewan yang perlu diwaspadai antara lain penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD), serta berbagai infeksi saluran pernapasan. Penyakit-penyakit ini dapat menyebar dengan cepat jika tidak ditangani secara dini.
Barantin mengingatkan para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar, memastikan ketersediaan pakan yang cukup dan bergizi, serta menyediakan akses air bersih yang memadai. Selain itu, vaksinasi rutin terhadap hewan ternak sangat dianjurkan untuk mencegah wabah penyakit.
Peternak juga diminta untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan terdekat jika menemukan gejala penyakit yang mencurigakan pada ternak mereka. Deteksi dini dan respons cepat sangat penting untuk mengendalikan penyebaran penyakit dan meminimalkan kerugian ekonomi.
Dengan langkah antisipatif yang tepat, diharapkan para peternak dapat melalui musim kemarau ini tanpa mengalami gangguan kesehatan hewan yang signifikan. Barantin berkomitmen untuk terus mendukung peternak melalui sosialisasi dan pengawasan kesehatan hewan di seluruh Indonesia.