Bahaya Membiasakan Gerakan ‘Kretek’ pada Leher

Home blog Bahaya Membiasakan Gerakan ‘Kretek’ pada Leher
Bahaya Membiasakan Gerakan 'Kretek' pada Leher
Bahaya Membiasakan Gerakan 'Kretek' pada Leher

Banyak orang tanpa sadar sering memutar atau meregangkan leher hingga menimbulkan bunyi ‘kretek’. Meskipun terasa melegakan sesaat, kebiasaan ini menyimpan risiko yang tidak boleh dianggap remeh.

Gerakan memutar leher yang menghasilkan suara tersebut sebenarnya berasal dari gelembung gas yang pecah di sendi leher. Meski tidak selalu berbahaya, jika dilakukan terlalu sering atau dengan paksa, bisa menyebabkan cedera serius pada struktur leher.

Risiko Kesehatan yang Mengintai

Beberapa risiko yang mungkin timbul akibat kebiasaan ‘kretek’ leher antara lain:

  • Kerusakan ligamen atau tendon di sekitar leher
  • Memicu ketidakstabilan sendi leher
  • Menekan saraf tulang belakang yang dapat menyebabkan nyeri menjalar ke lengan
  • Meningkatkan risiko terjadinya stroke akibat robekan pada pembuluh darah arteri vertebralis

Kapan Harus Waspada?

Jika setelah melakukan gerakan ‘kretek’ Anda mengalami pusing, sakit kepala hebat, atau mati rasa di lengan, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. Gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah serius yang membutuhkan penanganan medis.

Sebagai alternatif yang lebih aman, Anda bisa melakukan peregangan leher secara perlahan tanpa memaksakan bunyi. Jika leher terasa kaku, konsultasikan dengan fisioterapis atau ahli tulang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan aman.