
Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama yang dapat memicu berbagai penyakit serius, termasuk penyakit jantung dan stroke. Hal ini disampaikan oleh dokter dari Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) dalam sebuah pernyataan terbaru.
Penyebab dan Dampak Kolesterol Tinggi
Menurut dokter RSA UGM, kadar kolesterol yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis, yang mempersempit dan mengeraskan arteri, sehingga menghambat aliran darah ke jantung dan otak.
Akibatnya, risiko terkena serangan jantung dan stroke menjadi semakin tinggi. Penyakit jantung koroner dapat terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat, sedangkan stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat.
Langkah Pencegahan dan Pengelolaan
Dokter RSA UGM menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kadar kolesterol secara rutin. Selain itu, pola hidup sehat seperti konsumsi makanan rendah lemak jenuh, perbanyak serat, olahraga teratur, dan hindari rokok sangat dianjurkan.
- Mengurangi konsumsi makanan berlemak dan berminyak
- Memperbanyak buah, sayur, dan biji-bijian utuh
- Berolahraga minimal 30 menit setiap hari
- Menjaga berat badan ideal
- Menghindari alkohol dan rokok
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, kadar kolesterol dapat dikendalikan sehingga risiko penyakit jantung dan stroke dapat diminimalkan. Pencegahan lebih baik daripada mengobati, demikian pesan dokter RSA UGM.