Apakah Risiko Kanker Payudara Dapat Diturunkan pada Anak?

Home blog Apakah Risiko Kanker Payudara Dapat Diturunkan pada Anak?
Apakah Risiko Kanker Payudara Dapat Diturunkan pada Anak?
Apakah Risiko Kanker Payudara Dapat Diturunkan pada Anak?

Banyak ibu yang didiagnosis kanker payudara kerap khawatir apakah penyakit ini bisa diwariskan kepada anak-anak mereka. Pertanyaan ini wajar mengingat kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum diderita wanita di Indonesia.

Menurut para ahli, faktor genetik memang berperan dalam meningkatkan risiko kanker payudara. Sekitar 5–10 persen kasus kanker payudara dipercaya berasal dari mutasi gen yang diwariskan dari orang tua ke anak. Dua gen yang paling sering dikaitkan adalah BRCA1 dan BRCA2. Jika seorang ibu memiliki mutasi pada gen tersebut, kemungkinan anak perempuannya untuk mewarisi mutasi serupa mencapai 50 persen.

Namun, perlu dipahami bahwa mewarisi mutasi gen tidak otomatis berarti seseorang pasti akan terkena kanker payudara. Mutasi ini hanya meningkatkan kerentanan, sementara faktor lingkungan dan gaya hidup juga ikut menentukan. Artinya, meskipun seorang anak mewarisi gen BRCA yang bermutasi, bukan jaminan ia akan mengidap kanker yang sama.

Untuk mengetahui apakah ada riwayat genetik yang kuat, dokter biasanya menyarankan konseling genetik. Tes genetik dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya mutasi BRCA pada anggota keluarga. Jika hasilnya positif, langkah pencegahan seperti pemeriksaan rutin lebih dini, perubahan pola hidup, atau bahkan tindakan medis preventif bisa dipertimbangkan.

Jadi, meskipun kanker payudara bisa ‘menurun’ dalam arti genetik, bukan berarti anak pasti akan mengalaminya. Dengan deteksi dini dan pengelolaan risiko yang tepat, kemungkinan terkena kanker dapat ditekan secara signifikan.