
Di Nusa Tenggara Timur, sekelompok aktivis kanker menggalakkan kampanye kesadaran pentingnya deteksi dini pada perempuan. Mereka menekankan bahwa kanker bukanlah aib yang perlu ditutupi, melainkan penyakit yang bisa diantisipasi dan dicegah jika diketahui sejak awal.
Para pegiat ini mendorong perempuan untuk secara rutin memeriksakan diri, tanpa rasa malu atau takut. Menurut mereka, stigma negatif terhadap kanker justru menjadi kendala utama bagi banyak perempuan untuk mencari pengobatan tepat waktu. Padahal, semakin cepat kanker terdeteksi, semakin tinggi pula peluang kesembuhan.
Selain itu, mereka juga mengingatkan bahwa deteksi dini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mengurangi beban psikologis dan biaya pengobatan yang lebih besar. Kampanye ini diharapkan bisa mengubah pandangan masyarakat dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dengan semangat kebersamaan, para aktivis ini terus menyebarkan informasi dan dukungan, agar tidak ada lagi perempuan yang merasa sendirian menghadapi kanker. Mereka percaya, dengan dukungan yang tepat, banyak nyawa bisa diselamatkan.