
Seorang dokter spesialis onkologi mengungkap jenis makanan yang kerap ditemukan pada pasien kanker usus besar. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai pola makan yang mungkin berkontribusi terhadap risiko penyakit tersebut.
Makanan yang Sering Ditemukan
Menurut sang ahli, beberapa makanan olahan dan tinggi lemak sering menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari pasien. Daging merah yang diproses, makanan cepat saji, serta camilan tinggi gula dan pengawet mendominasi catatan asupan mereka.
Daging Olahan dan Lemak Jenuh
Konsumsi daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham disebut sebagai faktor utama. Lemak jenuh dari sumber hewani juga banyak ditemukan dalam menu harian pasien.
Kurangnya Serat
Sebaliknya, asupan serat dari sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian sangat rendah pada kelompok ini. Pola makan minim serat diketahui dapat memperlambat pergerakan usus dan meningkatkan risiko peradangan.
Pentingnya Pola Makan Seimbang
Dokter menekankan pentingnya mengadopsi pola makan seimbang dengan memperbanyak serat, mengurangi daging olahan, dan menghindari makanan ultra-proses. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan risiko kanker usus besar secara signifikan.
Informasi ini dihimpun dari laporan Media Indonesia dan sumber terkait.