
Seorang wanita berusia 100 tahun berhasil selamat dari stroke setelah menjalani prosedur revaskularisasi serebral. Tindakan medis ini membuka kembali aliran darah ke otak yang tersumbat, sehingga mencegah kerusakan lebih lanjut.
Menurut laporan dari Vietnam.vn, pasien yang sebelumnya mengalami gejala stroke akut segera mendapatkan penanganan darurat. Tim dokter memutuskan untuk melakukan revaskularisasi serebral, sebuah teknik yang memulihkan sirkulasi darah di area otak yang terkena.
Prosedur ini dinilai sangat berisiko mengingat usia pasien yang sudah sangat lanjut. Namun, berkat persiapan matang dan keahlian tim medis, operasi berjalan lancar. Setelah menjalani perawatan intensif, kondisi wanita tersebut berangsur membaik dan kini dalam tahap pemulihan.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah halangan mutlak untuk mendapatkan terapi stroke yang agresif. Revaskularisasi serebral terbukti efektif menyelamatkan nyawa, bahkan pada pasien berusia sangat tua.
Kisah ini juga menyoroti pentingnya penanganan cepat saat gejala stroke muncul. Semakin cepat pasien mendapat pertolongan, semakin besar peluang untuk pulih tanpa cacat permanen.