
Gubernur Hidayat Arsani mengumumkan langkah strategis dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp293 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke di ibu kota provinsi. Langkah ini diambil sebagai upaya menyelamatkan ribuan nyawa masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan jantung dan stroke yang memadai.
Rumah sakit khusus ini diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan unggulan bagi pasien dengan penyakit jantung dan stroke. Dengan fasilitas modern dan tenaga medis yang kompeten, rumah sakit ini akan memberikan penanganan cepat dan tepat, sehingga risiko kematian akibat kedua penyakit tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Gubernur Hidayat Arsani menekankan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan prioritas utama pemerintah provinsi. Anggaran sebesar Rp293 miliar akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengadaan peralatan medis canggih, hingga rekrutmen dan pelatihan tenaga kesehatan.
Dengan adanya rumah sakit ini, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan jantung dan stroke. Hal ini akan mengurangi beban biaya dan waktu, serta meningkatkan harapan hidup bagi penderita.
Pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke ini diharapkan selesai tepat waktu dan segera beroperasi untuk melayani masyarakat. Gubernur berharap langkah ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di provinsi tersebut.