
Menteri Kesehatan (Menkes) menyatakan optimisme bahwa Indonesia mampu mencapai target skrining hepatitis B dan C hingga 90 persen melalui program CKG. Inisiatif ini dianggap sebagai langkah strategis untuk mendeteksi lebih dini penyakit yang sering kali tidak menunjukkan gejala.
Program CKG diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah terpencil, sehingga penanganan terhadap hepatitis B dan C bisa dilakukan lebih cepat. Menkes menambahkan bahwa skrining massal ini penting untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat kedua jenis hepatitis tersebut.
Dengan target ambisius ini, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur kesehatan dan meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pemeriksaan rutin. Langkah ini sejalan dengan upaya global untuk mengeliminasi hepatitis sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030.