
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat di negara tetangga. Data terbaru menunjukkan bahwa kasus asma di Malaysia mengalami peningkatan yang tajam sebagai akibat dari kabut asap yang menyebar ke wilayah tersebut.
Menurut laporan dari Kompas.com, peningkatan kasus asma ini terjadi seiring dengan meluasnya sebaran asap dari titik-titik kebakaran di Indonesia. Kabut asap yang mengandung partikel berbahaya telah mempengaruhi kualitas udara di beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia.
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa paparan asap dalam jangka pendek maupun panjang dapat memicu berbagai gangguan pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asma atau penyakit paru-paru lainnya. Oleh karena itu, langkah mitigasi dan penanganan karhutla menjadi sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat di kawasan ini.