Dokter Bongkar Hubungan Antara Konsumsi Gula Berlebih dengan Obesitas dan Diabetes

Home blog Dokter Bongkar Hubungan Antara Konsumsi Gula Berlebih dengan Obesitas dan Diabetes
Dokter Bongkar Hubungan Antara Konsumsi Gula Berlebih dengan Obesitas dan Diabetes
Dokter Bongkar Hubungan Antara Konsumsi Gula Berlebih dengan Obesitas dan Diabetes

Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan telah menjadi perhatian serius di kalangan medis. Menurut para dokter, kebiasaan ini memiliki kaitan erat dengan meningkatnya risiko obesitas dan diabetes.

Apa Kata Dokter?

Dokter spesialis menjelaskan bahwa konsumsi gula tambahan yang tinggi dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis. Kondisi ini, jika terjadi terus-menerus, akan membebani pankreas dan mengganggu produksi insulin.

Insulin adalah hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah. Ketika sel-sel tubuh mulai tidak responsif terhadap insulin (resistensi insulin), gula darah pun sulit dikendalikan. Inilah awal mula terbentuknya diabetes tipe 2.

Langkah Pencegahan

Untuk menghindari risiko tersebut, dokter menyarankan untuk mengurangi asupan gula harian. Batas aman konsumsi gula tambahan adalah maksimal 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan.

  • Perbanyak konsumsi air putih dan hindari minuman manis kemasan.
  • Ganti camilan manis dengan buah-buahan segar.
  • Biasakan membaca label nutrisi pada makanan kemasan.

Dengan menerapkan pola makan sehat dan aktif bergerak, risiko obesitas dan diabetes dapat ditekan secara signifikan.