
Seorang gadis berusia 10 tahun berhasil menjalani operasi endoskopi untuk mengangkat tumor hipofisis kompleks yang mengancam penglihatannya. Tindakan medis ini dilakukan oleh tim dokter spesialis dan berjalan sukses tanpa komplikasi berarti.
Tumor hipofisis yang dialami pasien berada di area kelenjar pituitari, yang merupakan kelenjar kecil di dasar otak. Meskipun umumnya jinak, tumor ini dapat menekan saraf optik dan menyebabkan gangguan penglihatan. Dalam kasus ini, pasien mengalami penurunan ketajaman penglihatan yang signifikan sebelum operasi.
Prosedur endoskopi dilakukan melalui saluran hidung, sehingga tidak memerlukan sayatan besar di kepala. Teknik ini memungkinkan dokter untuk mengakses tumor dengan presisi tinggi, meminimalkan risiko kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya. Tim bedah menggunakan alat endoskop yang dilengkapi kamera untuk memandu pengangkatan tumor.
Setelah operasi, penglihatan pasien berangsur membaik. Dokter menyatakan bahwa prosedur ini berhasil mengangkat sebagian besar tumor tanpa mengganggu fungsi kelenjar hipofisis yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Pasien kini dalam masa pemulihan dan akan menjalani pemantauan rutin untuk memastikan tidak ada sisa tumor yang berkembang.
Keberhasilan operasi ini memberikan harapan baru bagi pasien dengan tumor hipofisis kompleks, terutama pada anak-anak yang lebih rentan terhadap efek samping pengobatan. Teknik endoskopi terus dikembangkan untuk meningkatkan hasil operasi dan mengurangi risiko komplikasi.