
Setelah gempa bumi yang melanda wilayah Flores, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemui. Data mencatat bahwa kasus ISPA mencapai angka 9.668, menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di antara gangguan kesehatan lainnya pascabencana.
Lonjakan Kasus ISPA di Flores
Berdasarkan laporan dari otoritas kesehatan setempat, ISPA mendominasi daftar penyakit yang diderita oleh para korban gempa. Kondisi ini tidak mengherankan mengingat banyaknya pengungsi yang tinggal di tempat penampungan sementara dengan ventilasi yang kurang baik dan paparan debu serta perubahan cuaca yang ekstrem.
Faktor Pemicu Meningkatnya ISPA
- Kepadatan pengungsi di lokasi penampungan yang tidak memadai.
- Kualitas udara yang buruk akibat debu dan material bangunan yang runtuh.
- Keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang layak.
- Menurunnya daya tahan tubuh akibat stres dan kurangnya asupan gizi.
Pemerintah dan lembaga kemanusiaan terus berupaya menangani lonjakan kasus ini dengan menyediakan layanan kesehatan mobile, obat-obatan, serta edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan ventilasi di tempat pengungsian. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas.