
Wakil Wali Kota Tanjungpinang menegaskan bahwa penanganan HIV tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah. Dibutuhkan dukungan dan peran aktif dari semua elemen masyarakat untuk memutus rantai penularan dan memberikan layanan terbaik bagi penderita.
Dalam pernyataannya, beliau menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dinas kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, serta dunia usaha. Sinergi ini diperlukan untuk memperluas jangkauan edukasi dan mengurangi stigma negatif terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).
Pemerintah kota sendiri telah berupaya meningkatkan akses terhadap pengobatan dan konseling. Namun, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat dalam memberikan dukungan sosial dan emosional kepada mereka yang terinfeksi.
Wawako juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam kampanye pencegahan HIV, baik melalui media sosial maupun kegiatan langsung. Dengan kebersamaan, diharapkan angka kasus baru dapat ditekan dan kualitas hidup penderita meningkat.