
Kabut asap tebal kembali menyelimuti wilayah Sowi, menyebabkan keresahan di kalangan orang tua. Banyak anak-anak di daerah tersebut mengeluhkan gangguan kesehatan serius, seperti sesak napas dan sakit kepala yang berkepanjangan.
Kondisi ini menjadi perhatian utama karena anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak buruk polusi udara. Keluhan sesak napas dan pusing yang mereka alami diduga kuat terkait dengan kualitas udara yang memburuk akibat asap.
Para orang tua pun mulai mengambil langkah antisipatif, seperti membatasi aktivitas di luar rumah dan memastikan anak-anak menggunakan masker saat berada di lingkungan terbuka. Namun, kekhawatiran tetap tinggi mengingat belum ada tanda-tanda penurunan signifikan dari ketebalan asap yang menyelimuti kawasan tersebut.
Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan untuk mengatasi sumber asap dan memberikan bantuan medis bagi warga yang terdampak, terutama anak-anak yang paling merasakan dampaknya.