
Pemerintah Kota Binjai melalui Tim Penggerak PKK terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker serviks. Langkah ini diwujudkan dalam kegiatan evaluasi lomba PKK tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Walikota Binjai, Senin (12/6/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Binjai, Ny. Hj. Dewi Tanti, serta para camat dan lurah se-Kota Binjai. Dalam sambutannya, Ny. Dewi Tanti menyampaikan bahwa deteksi dini kanker serviks menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian lomba PKK.
“Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang perempuan. Melalui lomba PKK ini, kita ingin mendorong para kader untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya deteksi dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, deteksi dini dapat dilakukan melalui metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan pemeriksaan pap smear. Kedua metode ini cukup sederhana dan bisa dilakukan di puskesmas terdekat.
“Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah kanker serviks sejak awal. Jika terdeteksi lebih awal, penanganannya pun lebih mudah dan tidak memerlukan biaya besar,” jelas Ny. Dewi Tanti.
Kegiatan evaluasi lomba PKK 2026 ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai gejala dan faktor risiko kanker serviks. Para kader PKK diberikan pemahaman agar mampu menyebarluaskan informasi ini ke masyarakat luas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr. H. M. Faisal, menyambut baik langkah Pemko Binjai. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker serviks masih perlu ditingkatkan.
“Banyak perempuan yang enggan melakukan pemeriksaan karena merasa malu atau takut. Oleh karena itu, peran kader PKK sangat penting untuk mengubah persepsi ini,” ungkap dr. Faisal.
Ia berharap, melalui lomba PKK dan berbagai kegiatan sosialisasi, angka kejadian kanker serviks di Kota Binjai dapat terus menurun. “Mari kita bersama-sama mendukung program deteksi dini ini demi kesehatan ibu dan anak di Kota Binjai,” pungkasnya.