Kisah Pejuang Limfoma di Tangerang: Gejala Awal Disangka Asam Lambung Biasa

Home blog Kisah Pejuang Limfoma di Tangerang: Gejala Awal Disangka Asam Lambung Biasa
Kisah Pejuang Limfoma di Tangerang: Gejala Awal Disangka Asam Lambung Biasa
Kisah Pejuang Limfoma di Tangerang: Gejala Awal Disangka Asam Lambung Biasa

Seorang penyintas kanker limfoma asal Tangerang berbagi pengalaman tentang perjalanan diagnosisnya yang dimulai dengan gejala yang umum dan sering diabaikan. Awalnya, ia mengira hanya menderita asam lambung biasa, tetapi ternyata itu adalah tanda awal kanker kelenjar getah bening.

Awal Mula Gejala yang Terlewatkan

Pria tersebut mulai merasakan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, dan perut kembung yang sering dikaitkan dengan gangguan asam lambung. Ia pun mengonsumsi obat maag yang dijual bebas, namun keluhan tidak kunjung membaik. Setelah beberapa waktu, muncul benjolan di leher yang membuatnya curiga dan memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Diagnosis dan Perjuangan Melawan Limfoma

Setelah menjalani serangkaian tes, termasuk biopsi, ia didiagnosis menderita limfoma non-Hodgkin stadium lanjut. Dokter menjelaskan bahwa kanker ini menyerang sistem limfatik dan sering menunjukkan gejala samar seperti kelelahan, demam, penurunan berat badan, dan keringat malam, yang sering disalahartikan sebagai penyakit lain.

Ia menjalani pengobatan kemoterapi selama beberapa bulan. Meski efek sampingnya berat, seperti rambut rontok dan mual parah, dukungan keluarga dan tim medis membantunya bertahan.

Pesan Penting bagi Masyarakat

Kini setelah dinyatakan sembuh, ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala yang tidak biasa, terutama jika keluhan seperti asam lambung tidak kunjung sembuh meski telah diobati secara mandiri. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan rutin untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

“Jangan anggap remeh gejala kecil. Jika ada benjolan aneh atau keluhan yang tak kunjung reda, segera periksakan diri ke dokter. Keterlambatan diagnosis bisa berakibat fatal,” ujarnya.

Sumber: Haibunda melalui Obat.id