Kongres Penyakit Infeksi Anak Soroti Bahaya Resistensi Antimikroba

Home blog Kongres Penyakit Infeksi Anak Soroti Bahaya Resistensi Antimikroba
Kongres Penyakit Infeksi Anak Soroti Bahaya Resistensi Antimikroba
Kongres Penyakit Infeksi Anak Soroti Bahaya Resistensi Antimikroba

Jakarta (ANTARA) – Kongres Nasional Penyakit Infeksi Anak yang digelar baru-baru ini menyoroti meningkatnya ancaman resistensi antimikroba (AMR) yang kini menjadi perhatian serius di dunia kesehatan, khususnya pada anak-anak. Para ahli yang hadir menekankan pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak untuk mencegah meluasnya kekebalan bakteri terhadap obat-obatan.

Dalam acara tersebut, para pakar memaparkan data terkini mengenai tingginya angka resistensi pada beberapa jenis bakteri penyebab infeksi umum pada anak, seperti Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae. Mereka juga mengingatkan bahwa resistensi ini dapat memperpanjang durasi sakit, meningkatkan risiko komplikasi, hingga berujung pada kematian.

Pentingnya Edukasi dan Pengawasan

Selain itu, kongres ini juga menekankan perlunya edukasi berkelanjutan bagi tenaga medis dan orang tua tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Pengawasan ketat terhadap peredaran antibiotik tanpa resep juga menjadi salah satu rekomendasi utama untuk menekan angka resistensi.

Para pembicara sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, apoteker, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi ancaman ini. Mereka berharap langkah-langkah konkret segera diimplementasikan agar efektivitas antibiotik tetap terjaga untuk generasi mendatang.