
Industri garmen di Indonesia sebagian besar diisi oleh tenaga kerja perempuan. Sayangnya, kesadaran mereka terhadap risiko kanker dan pentingnya deteksi dini masih perlu ditingkatkan.
Menurut data, mayoritas pekerja di sektor ini adalah perempuan yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk kanker. Faktor lingkungan kerja, paparan bahan kimia, dan gaya hidup menjadi beberapa pemicu utama.
Para ahli menekankan perlunya edukasi dan program deteksi dini yang lebih agresif. Hal ini penting untuk mengurangi angka kematian akibat kanker di kalangan pekerja garmen.
Langkah-langkah seperti pemeriksaan rutin dan penyuluhan kesehatan harus menjadi prioritas. Dengan demikian, para pekerja dapat lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan sejak dini.