
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh warga binaan. Program ini bertujuan mendeteksi secara dini berbagai penyakit yang mungkin diderita oleh para narapidana.
Deteksi Dini sebagai Upaya Preventif
Kepala Lapas Cipinang, Yani Prihartono, menjelaskan bahwa CKG merupakan bagian dari program kesehatan nasional yang menyasar kelompok rentan, termasuk warga binaan. “Dengan deteksi dini, kami bisa mencegah penyakit berkembang lebih parah dan memberikan penanganan yang tepat sejak awal,” ujarnya.
Program ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta tes urine dan darah. Semua pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
Fokus pada Penyakit Tidak Menular
Menurut data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung menjadi masalah utama di kalangan warga binaan. “Lingkungan penjara yang padat dan stres tinggi menjadi faktor risiko utama,” tambah Yani.
Selain CKG, Lapas Cipinang juga menyediakan layanan konseling gizi dan edukasi kesehatan. Warga binaan yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan akan dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk penanganan lebih lanjut.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Program ini didukung oleh Kementerian Hukum dan HAM serta Dinas Kesehatan DKI Jakarta. “Kami berharap program ini bisa menjadi model bagi lapas lain di Indonesia,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun.
Sejauh ini, lebih dari 1.000 warga binaan telah mengikuti CKG. Program ini akan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan sekali untuk memantau perkembangan kesehatan mereka.