
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus memperkuat posisinya sebagai pusat layanan kesehatan unggulan. Salah satu fokus utama yang menjadi prioritas adalah pengembangan Stroke Center yang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya angka kejadian stroke di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Melalui layanan ini, pasien diharapkan bisa mendapatkan penanganan cepat dan tepat, sehingga risiko kecacatan dan kematian akibat stroke dapat ditekan secara signifikan.
Mengapa Stroke Center Menjadi Prioritas?
Data epidemiologi menunjukkan bahwa stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian ketiga di dunia. Di Indonesia, penyakit ini menjadi beban kesehatan yang serius. Oleh karena itu, RSUD Ansari Saleh berkomitmen untuk menyediakan layanan komprehensif mulai dari pencegahan, penanganan akut, hingga rehabilitasi pasca-stroke.
Direktur RSUD Ansari Saleh menegaskan bahwa Stroke Center akan dilengkapi dengan peralatan medis modern, seperti CT scan 128 slice dan ruang perawatan intensif khusus saraf. Tim dokter spesialis saraf, radiologi, dan rehabilitasi medik juga akan disiagakan 24 jam.
Target dan Manfaat bagi Masyarakat
Dengan beroperasinya Stroke Center pada 2026, diharapkan waktu penanganan pasien stroke (door-to-needle time) dapat dipersingkat menjadi kurang dari 60 menit. Hal ini sesuai dengan standar internasional dalam penanganan stroke iskemik.
Selain itu, RSUD Ansari Saleh juga akan mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang faktor risiko stroke seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Program deteksi dini dan pemantauan kesehatan rutin akan digiatkan untuk menekan angka kesakitan.
Pengembangan Stroke Center juga merupakan bagian dari upaya RSUD Ansari Saleh untuk menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Layanan ini tidak hanya menguntungkan pasien dari Banjarmasin, tetapi juga dari daerah-daerah terdekat yang selama ini kesulitan mengakses layanan stroke yang memadai.
Dengan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, RSUD Ansari Saleh optimis dapat memberikan layanan stroke yang setara dengan rumah sakit besar di Jawa. Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada dan segera mencari pertolongan ke rumah sakit apabila mengalami gejala stroke seperti kelumpuhan mendadak, bicara pelo, atau sakit kepala hebat.