
Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat bahwa pasien yang menderita penyakit dalam menjadi penyumbang terbesar dalam permintaan darah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan stok darah untuk menangani berbagai kasus medis yang berkaitan dengan organ dalam tubuh.
Berdasarkan data terkini, permintaan darah untuk pasien penyakit dalam mencapai angka yang signifikan dibandingkan dengan kebutuhan dari unit lainnya. Kondisi ini menuntut PMI untuk terus memastikan ketersediaan darah yang cukup dan aman bagi masyarakat.
Peningkatan kebutuhan darah ini juga dipicu oleh banyaknya kasus penyakit kronis seperti gangguan ginjal, anemia, dan masalah pencernaan yang memerlukan transfusi rutin. PMI mengimbau masyarakat untuk aktif menjadi pendonor darah guna memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.
Selain itu, PMI juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan keamanan darah yang disalurkan. Setiap kantong darah yang didonorkan akan melalui serangkaian tes untuk memastikan bebas dari penyakit menular sehingga aman digunakan oleh pasien.
Dengan tingginya kebutuhan darah dari pasien penyakit dalam, partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi sangat krusial. PMI berharap kesadaran untuk mendonorkan darah dapat terus tumbuh di kalangan masyarakat Indonesia.