Kajian Binrohtal di Polda Sultra: Ustadz Abdul Gafar Tegaskan Al-Quran sebagai Benteng Kokoh Melawan Penyimpangan dan Gangguan Sosial

Home blog Kajian Binrohtal di Polda Sultra: Ustadz Abdul Gafar Tegaskan Al-Quran sebagai Benteng Kokoh Melawan Penyimpangan dan Gangguan Sosial
Kajian Binrohtal di Polda Sultra: Ustadz Abdul Gafar Tegaskan Al-Quran sebagai Benteng Kokoh Melawan Penyimpangan dan Gangguan Sosial
Kajian Binrohtal di Polda Sultra: Ustadz Abdul Gafar Tegaskan Al-Quran sebagai Benteng Kokoh Melawan Penyimpangan dan Gangguan Sosial

Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang kali ini menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Abdul Gafar. Dalam tausiahnya, beliau menekankan peran fundamental Al-Quran sebagai benteng spiritual yang mampu melindungi umat dari berbagai bentuk penyimpangan dan penyakit sosial yang meresahkan masyarakat.

Al-Quran sebagai Benteng Pencegah

Ustadz Abdul Gafar menjelaskan bahwa Al-Quran bukan sekadar kitab suci yang dibaca, melainkan panduan hidup yang komprehensif. Kandungannya yang sarat akan nilai-nilai luhur dan petunjuk ilahi, jika diamalkan secara konsisten, akan membentuk karakter individu yang kuat dan berakhlak mulia. Dengan demikian, seseorang akan terhindar dari perbuatan tercela seperti korupsi, narkoba, perjudian, dan tindak kriminal lainnya yang kerap menjadi sumber penyakit masyarakat.

Beliau menambahkan bahwa pemahaman dan pengamalan Al-Quran secara benar mampu menciptakan ketenangan batin dan kejernihan berpikir. Dalam kondisi seperti ini, godaan untuk melakukan penyimpangan akan lebih mudah ditolak. Oleh karena itu, Al-Quran layak disebut sebagai benteng pencegah yang paling efektif.

Pentingnya Pembinaan Mental di Lingkungan Kepolisian

Kegiatan Binrohtal yang rutin digelar di Polda Sultra ini merupakan wujud nyata komitmen institusi kepolisian dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas dan bermoral tinggi. Melalui siraman rohani seperti ini, diharapkan setiap personel semakin termotivasi untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran dan semakin dekat dengan nilai-nilai kebaikan.

Dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman, para anggota kepolisian diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan jauh dari segala bentuk kejahatan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dengan para ulama dalam upaya bersama memerangi penyakit masyarakat.

Melalui kajian yang inspiratif ini, Ustadz Abdul Gafar berhasil mengingatkan kembali bahwa Al-Quran adalah solusi universal bagi berbagai permasalahan sosial yang kompleks. Dengan kembali kepada Al-Quran, masyarakat dapat membangun benteng kokoh yang melindungi dari segala bentuk penyimpangan dan kerusakan.