Dinkes Madiun Gelar Skrining Tuberkulosis di Lapas Kelas I

Home blog Dinkes Madiun Gelar Skrining Tuberkulosis di Lapas Kelas I
Dinkes Madiun Gelar Skrining Tuberkulosis di Lapas Kelas I
Dinkes Madiun Gelar Skrining Tuberkulosis di Lapas Kelas I

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun bekerja sama dengan pihak Lapas Kelas I Madiun melaksanakan program skrining penyakit tuberkulosis (TB) bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus TB serta mencegah penularan lebih luas di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Dinkes Kota Madiun, dr. Agung Tri Widodo, menyebutkan bahwa skrining dilakukan dengan metode pemeriksaan cepat molekuler (TCM) dan foto rontgen dada. “Kami ingin memastikan setiap warga binaan yang bergejala atau berisiko tinggi mendapatkan penanganan secepat mungkin,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Berdasarkan data awal, terdapat puluhan warga binaan yang menjalani pemeriksaan lanjutan setelah menunjukkan gejala batuk berkepanjangan, demam, atau penurunan berat badan. Mereka yang terkonfirmasi positif TB akan segera mendapatkan pengobatan secara gratis melalui program DOTS (Directly Observed Treatment Short-course).

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Ahmad Suhartono, mengapresiasi langkah proaktif Dinkes. “Lingkungan lapas sangat rentan terhadap penularan penyakit, terutama TB. Skrining ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan warga binaan dan petugas,” jelasnya.

Program skrining TB di lapas ini dijadwalkan berlangsung secara berkala setiap tiga bulan. Selain itu, Dinkes juga memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pentingnya ventilasi udara yang baik di dalam sel.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan angka kasus TB di Madiun, khususnya di area dengan kepadatan tinggi seperti lembaga pemasyarakatan.