
Gubernur Lampung, Mirza, mendorong para bidan untuk memperkuat deteksi dini kanker serviks di wilayahnya.
Dalam upaya menekan angka kematian akibat kanker serviks, Gubernur Lampung, Mirza, mengajak seluruh bidan untuk lebih aktif dalam melakukan skrining atau deteksi dini penyakit tersebut. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan para tenaga kesehatan di Lampung.
Mirza menekankan pentingnya peran bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, dengan deteksi dini yang lebih masif, kasus kanker serviks dapat ditemukan lebih awal sehingga penanganannya pun lebih efektif.
“Bidan memiliki akses langsung ke masyarakat, terutama perempuan. Oleh karena itu, mereka bisa menjadi ujung tombak dalam edukasi dan pemeriksaan dini kanker serviks,” ujar Gubernur Mirza.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendukung program skrining ini melalui penyediaan alat dan pelatihan bagi para bidan. Targetnya, seluruh Puskesmas di Lampung dapat melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) secara rutin.
Langkah ini diharapkan mampu menurunkan angka kejadian kanker serviks yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Dengan deteksi dini, risiko kematian akibat kanker serviks dapat berkurang secara signifikan.