
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan sebuah terobosan baru dalam penanganan penyakit kanker. Teknologi mutakhir yang diberi nama Accelerator-Based Boron Neutron Capture Therapy (AB-BNCT) ini diyakini mampu menjadi salah satu solusi pengobatan kanker generasi terkini.
Mengenal Lebih Dekat Teknologi AB-BNCT
Terapi kanker dengan metode AB-BNCT memanfaatkan reaksi nuklir yang ditimbulkan oleh penembakan neutron terhadap boron yang telah terakumulasi di sel kanker. Ketika neutron mengenai boron, akan terjadi ledakan kecil yang hanya berdampak pada sel kanker tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Hal ini membuat AB-BNCT menjadi pilihan pengobatan yang lebih presisi dibandingkan metode konvensional seperti kemoterapi atau radiasi biasa.
Langkah BRIN dalam Mengembangkan AB-BNCT
BRIN melalui Pusat Riset Teknologi Akselerator dan Proses Material (PRTAPM) telah memulai studi kelayakan dan perancangan prototipe akselerator yang menjadi jantung dari teknologi AB-BNCT. Tim peneliti BRIN berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi riset dan universitas, untuk memastikan teknologi ini dapat diimplementasikan dengan aman dan efektif di Indonesia.
Keunggulan AB-BNCT Dibandingkan Terapi Konvensional
- Presisi Tinggi: Dapat membidik sel kanker secara spesifik tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.
- Efek Samping Minimal: Pasien tidak akan mengalami efek samping berat seperti rambut rontok atau mual-mual yang sering terjadi pada kemoterapi.
- Waktu Pengobatan Lebih Singkat: Sesi terapi dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan metode radiasi konvensional.
- Biaya Lebih Terjangkau: Dengan menggunakan akselerator berbasis listrik, biaya operasional dapat ditekan sehingga harga terapi lebih murah.
Target dan Harapan ke Depan
BRIN menargetkan prototipe AB-BNCT dapat rampung dalam beberapa tahun ke depan. Setelah itu, akan dilakukan uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada manusia. Jika berhasil, teknologi ini akan menjadi angin segar bagi jutaan penderita kanker di Indonesia yang selama ini kesulitan mengakses pengobatan yang efektif dan terjangkau.
Dengan hadirnya AB-BNCT, BRIN berharap dapat mengurangi angka kematian akibat kanker serta meningkatkan kualitas hidup para penyintas. Inovasi ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing dalam pengembangan teknologi medis mutakhir di tingkat global.