
Dua orang perempuan di Tanzania dilaporkan tewas setelah dituduh menyebabkan impotensi pada sejumlah pria di daerah tersebut. Peristiwa nahas ini mengguncang warga setempat dan menjadi sorotan media.
Menurut laporan yang beredar, kedua korban adalah warga Desa Nyamongo, yang terletak di wilayah utara Tanzania. Mereka dituduh oleh tetangga dan warga sekitar telah menggunakan ilmu hitam untuk membuat pria-pria di desa tersebut kehilangan kemampuan ereksi.
Kepala desa setempat mengonfirmasi kejadian ini dan mengatakan bahwa kedua perempuan itu diserang oleh sekelompok warga yang marah. Serangan tersebut mengakibatkan luka parah dan akhirnya merenggut nyawa mereka.
Polisi setempat telah menangkap beberapa orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Mereka kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan mempercayakan segala perselisihan kepada aparat.
Insiden ini kembali menyoroti praktik perdukunan dan kekerasan berbasis gender yang masih marak terjadi di beberapa wilayah pedesaan Tanzania. Aktivis hak asasi manusia mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak pemerintah untuk meningkatkan kesadaran hukum serta perlindungan bagi perempuan.
Kisah tragis ini menjadi pengingat bahwa takhayul dan kemarahan yang tak terkendali bisa berakibat fatal. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi isu-isu sensitif dan tidak mudah terprovokasi oleh tuduhan tanpa bukti yang jelas.