RSUD Doris Syukur Raih Akreditasi Global, Pemprov Kalteng Perluas Layanan Stroke ke Daerah Terpencil

Home blog RSUD Doris Syukur Raih Akreditasi Global, Pemprov Kalteng Perluas Layanan Stroke ke Daerah Terpencil
RSUD Doris Syukur Raih Akreditasi Global, Pemprov Kalteng Perluas Layanan Stroke ke Daerah Terpencil
RSUD Doris Syukur Raih Akreditasi Global, Pemprov Kalteng Perluas Layanan Stroke ke Daerah Terpencil

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Syukur di Kalimantan Tengah baru saja mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Prestasi ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk semakin memperkuat layanan kesehatan, khususnya penanganan stroke, hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

Pencapaian Akreditasi Internasional

RSUD Doris Syukur berhasil meraih akreditasi dari lembaga internasional, sebuah capaian yang membuktikan bahwa standar pelayanan rumah sakit ini setara dengan fasilitas kesehatan global. Pengakuan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menarik minat pasien dari berbagai daerah.

Fokus pada Layanan Stroke

Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk memperbaiki akses dan kualitas layanan stroke. Mengingat stroke merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian tinggi, penanganan cepat dan tepat menjadi kunci utama. Oleh karena itu, Pemprov akan mengintegrasikan layanan stroke di RSUD Doris Syukur dengan fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten dan kota.

Langkah-Langkah Strategis

  • Pelatihan Tenaga Medis: Melakukan pelatihan intensif bagi dokter dan perawat di daerah terpencil agar mampu mendeteksi dan menangani stroke secara dini.
  • Telemedicine: Mengembangkan sistem konsultasi jarak jauh sehingga pasien di pelosok bisa mendapatkan rekomendasi penanganan dari spesialis di RSUD Doris Syukur.
  • Distribusi Alat Kesehatan: Menyediakan peralatan medis seperti CT scan dan alat trombolisis di rumah sakit rujukan di berbagai kabupaten.

Dampak bagi Masyarakat Pedesaan

Dengan perluasan layanan ini, warga yang tinggal di daerah terpencil tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota untuk mendapatkan perawatan stroke. Ini akan mengurangi risiko keterlambatan penanganan yang seringkali berakibat fatal. Pemprov juga berencana mengadakan kampanye edukasi tentang gejala stroke dan pentingnya pertolongan pertama.

Pengakuan dunia terhadap RSUD Doris Syukur menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di Kalteng terus berkembang. Pemprov berharap langkah ini dapat menekan angka kematian dan kecacatan akibat stroke, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.