Kisah Mahasiswa yang Salah Dikira Rabun Dekat, Ternyata Idap Tumor Langka di Pangkal Tengkorak

Home blog Kisah Mahasiswa yang Salah Dikira Rabun Dekat, Ternyata Idap Tumor Langka di Pangkal Tengkorak
Kisah Mahasiswa yang Salah Dikira Rabun Dekat, Ternyata Idap Tumor Langka di Pangkal Tengkorak
Kisah Mahasiswa yang Salah Dikira Rabun Dekat, Ternyata Idap Tumor Langka di Pangkal Tengkorak

Seorang mahasiswa laki-laki di Vietnam awalnya mengira dirinya hanya mengalami rabun dekat atau presbiopi. Namun, setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, ia dikejutkan dengan diagnosis tumor langka yang menyerang pangkal tengkoraknya.

Kejadian ini bermula ketika sang mahasiswa mulai merasakan gangguan penglihatan, terutama saat membaca atau melihat objek dalam jarak dekat. Ia pun mendatangi klinik mata dan diberi kacamata untuk membantu penglihatannya. Namun, meskipun sudah menggunakan kacamata, keluhan yang ia rasakan tak kunjung membaik.

Karena kondisinya tidak berubah, ia akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit yang lebih lengkap. Di sana, dokter melakukan serangkaian tes menyeluruh, termasuk pemindaian otak. Hasilnya sungguh di luar dugaan: ditemukan sebuah tumor langka yang tumbuh di area pangkal tengkorak, tepat di dekat saraf optik.

Tumor tersebut ternyata menekan saraf penglihatan sehingga menyebabkan gejala yang mirip dengan rabun dekat. Dokter menjelaskan bahwa kasus seperti ini jarang terjadi, dan sering kali salah didiagnosis karena gejalanya yang tidak khas.

Sang mahasiswa kini menjalani perawatan intensif untuk menangani tumor tersebut. Tim medis berencana melakukan operasi pengangkatan tumor dengan risiko yang cukup tinggi mengingat lokasinya yang dekat dengan struktur vital otak.

Kisah ini menjadi pengingat penting bahwa gangguan penglihatan yang tidak kunjung membaik dengan kacamata biasa perlu diwaspadai. Pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pencitraan otak, mungkin diperlukan untuk menemukan penyebab yang mendasarinya.