
Dalam upaya mencegah penyakit talasemia mayor yang dapat menyerang anak-anak, dokter dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyarankan agar pasangan calon pengantin melakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Langkah ini dianggap penting untuk mendeteksi risiko sejak dini serta mengurangi angka kelahiran anak dengan kelainan darah tersebut.
Pentingnya Skrining Pranikah
Skrining pranikah merupakan serangkaian tes medis yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan kedua calon pasangan. Menurut dokter UMY, dengan melakukan pemeriksaan ini, calon orangtua dapat mengetahui apakah mereka memiliki gen pembawa talasemia. Jika keduanya adalah pembawa, maka ada kemungkinan besar anak mereka akan lahir dengan talasemia mayor, kondisi yang memerlukan perawatan seumur hidup.
Manfaat Deteksi Dini
Deteksi dini melalui skrining pranikah memberikan beberapa keuntungan, antara lain:
- Memberikan informasi kepada pasangan tentang risiko genetik yang mungkin dihadapi
- Memungkinkan konseling genetik sebelum memutuskan untuk menikah dan memiliki anak
- Membantu dalam perencanaan kehamilan yang lebih sehat
- Mengurangi beban psikologis dan finansial akibat perawatan talasemia mayor
Dengan kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya skrining pranikah, diharapkan angka kasus talasemia mayor di Indonesia dapat ditekan secara signifikan. Para ahli kesehatan juga mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk menyediakan akses skrining yang lebih luas dan terjangkau bagi masyarakat.