
Seorang guru mengaji di Aceh Timur tengah berjuang melawan penyakit tumor yang dideritanya. Meskipun dalam kondisi sakit, semangatnya untuk tetap mengajar tidak pernah padam. Kisah perjuangannya ini menginspirasi banyak pihak, terutama masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan moral dan material.
Guru yang telah lama mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak di kampung halamannya ini harus menjalani perawatan intensif akibat tumor yang tumbuh di tubuhnya. Biaya pengobatan yang cukup besar menjadi kendala utama, namun berkat bantuan dari berbagai kalangan, ia tetap optimis dapat sembuh.
Banyak warga yang terharu melihat kegigihan sang guru dalam menjalani pengobatan sambil tetap mengajar ngaji. Beberapa donatur pun mulai bergerak untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan. Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang berjuang melawan penyakit.