Ruben Onsu Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum terhadap Pihak yang Menuduhnya Mengidap HIV dan Terjerat Pinjaman Online

Home blog Ruben Onsu Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum terhadap Pihak yang Menuduhnya Mengidap HIV dan Terjerat Pinjaman Online
Ruben Onsu Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum terhadap Pihak yang Menuduhnya Mengidap HIV dan Terjerat Pinjaman Online
Ruben Onsu Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum terhadap Pihak yang Menuduhnya Mengidap HIV dan Terjerat Pinjaman Online

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Ruben Onsu, presenter kondang, dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap individu yang menyebarkan tuduhan tak berdasar mengenai dirinya. Tuduhan tersebut menyebutkan bahwa Ruben mengidap HIV dan terlilit pinjaman online (pinjol).

Menurut informasi yang dihimpun, Ruben merasa sangat dirugikan dengan beredarnya kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa tuduhan itu sama sekali tidak benar dan merupakan fitnah keji yang bertujuan merusak nama baiknya. Sang presenter pun tak tinggal diam dan membuka opsi untuk melaporkan oknum penyebar fitnah ke pihak berwajib.

“Saya sudah cukup sabar, tapi kalau sudah begini, saya tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum. Ini sudah masuk ranah pencemaran nama baik,” ujar Ruben dalam sebuah kesempatan.

Kabar mengenai Ruben yang dikabarkan mengidap HIV dan terjerat pinjol memang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Namun, Ruben dengan tegas membantah semua tuduhan tersebut. Ia mengaku bahwa kondisinya saat ini baik-baik saja dan tidak memiliki utang di pinjaman online seperti yang dituduhkan.

Langkah hukum yang akan diambil Ruben ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang suka menyebarkan berita bohong atau fitnah. Ruben juga berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, Ruben masih terus berkonsultasi dengan tim kuasa hukumnya untuk menentukan langkah selanjutnya. Ia bertekad untuk membersihkan namanya dari tuduhan-tuduhan miring yang tidak bertanggung jawab tersebut.