
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang. Ia lebih memilih untuk fokus pada proses pembenahan timnya menjelang dimulainya kompetisi resmi.
Menurut Tavares, hasil pertandingan persahabatan bukanlah tolok ukur utama. Yang lebih penting baginya adalah melihat perkembangan pemain dan implementasi strategi yang sudah dilatihkan. Ia ingin memastikan seluruh skuad dalam kondisi prima dan siap tempur saat liga bergulir.
Pelatih asal Portugal itu juga menekankan pentingnya evaluasi internal. Setiap laga uji coba, termasuk melawan PSIS, dijadikan sebagai ajang untuk mengidentifikasi kelemahan dan memperbaiki koordinasi antar lini. Dengan pendekatan ini, Tavares berharap Persebaya bisa tampil lebih solid dan kompetitif di musim mendatang.
Meski hasil akhir melawan PSIS kurang memuaskan, Tavares tetap optimis. Ia percaya proses yang sedang dijalani akan membuahkan hasil positif saat kompetisi resmi dimulai. Dukungan penuh dari manajemen dan suporter juga menjadi motivasi tambahan bagi tim.