Harga Plastik Meroket, Pedagang Ayam dan Sayur di Pasar Mengeluh

Home blog Harga Plastik Meroket, Pedagang Ayam dan Sayur di Pasar Mengeluh
Harga Plastik Meroket, Pedagang Ayam dan Sayur di Pasar Mengeluh
Harga Plastik Meroket, Pedagang Ayam dan Sayur di Pasar Mengeluh

Kenaikan harga kantong plastik di pasaran kini menjadi beban baru bagi para pedagang, terutama mereka yang menjual daging ayam dan sayuran. Para pedagang mengaku pusing karena biaya operasional mereka membengkak akibat harga plastik yang melonjak tajam.

Seorang pedagang daging ayam di pasar tradisional mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik mencapai 50 persen dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, ia bisa mendapatkan satu pack plastik ukuran sedang seharga Rp20.000, kini harus merogoh kocek hingga Rp30.000. Kondisi ini membuat margin keuntungannya semakin tipis.

Hal serupa juga dirasakan oleh pedagang sayuran. Mereka mengaku setiap hari membutuhkan puluhan lembar kantong plastik untuk membungkus dagangan. Dengan harga plastik yang naik, pengeluaran harian mereka pun ikut membengkak.

“Dulu belanja plastik Rp50.000 sudah cukup untuk sepekan, sekarang harus Rp80.000. Lumayan berat, apalagi dagangan belum tentu laku setiap hari,” keluh salah seorang pedagang sayur.

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga plastik. Mereka khawatir jika kenaikan ini berlanjut, mereka terpaksa menaikkan harga jual dagangan, yang pada akhirnya akan memberatkan konsumen.

Kenaikan harga plastik ini dipicu oleh melambungnya harga bahan baku plastik di pasar global, serta terganggunya rantai pasok akibat berbagai faktor ekonomi dan logistik.