
Sandy, rekan satu band, mengungkapkan kronologi kesehatan Trisno, personel PAS Band, yang mengalami gagal ginjal sebelum akhirnya meninggal dunia. Informasi ini disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif.
Perjalanan Kesehatan Trisno Sebelum Meninggal
Menurut Sandy, Trisno mulai mengalami penurunan kesehatan beberapa waktu lalu. Awalnya, Trisno mengeluhkan kelelahan yang tidak biasa dan sering merasa mual. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, dokter mendiagnosisnya mengalami gagal ginjal stadium awal.
Proses Perawatan yang Dijalani
Setelah diagnosis tersebut, Trisno menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia rutin menjalani cuci darah (hemodialisis) dua kali seminggu untuk membantu membersihkan darah dari racun. Meskipun kondisinya sempat stabil, Trisno tetap harus menjalani pantangan makanan dan minuman yang ketat.
Sandy juga menambahkan bahwa Trisno sangat disiplin dalam menjalani pengobatan dan selalu optimis untuk sembuh. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, kondisinya menurun drastis. Ia mengalami sesak napas dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh.
Momen Terakhir Sebelum Meninggal
Pada hari terakhirnya, Trisno mengeluh sakit kepala hebat dan tekanan darahnya melonjak tinggi. Tim medis segera memberikan penanganan darurat, namun nyawanya tidak tertolong. Trisno meninggal dunia akibat komplikasi gagal ginjal yang dideritanya.
Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan band, dan penggemar. Sandy berharap kisah ini bisa menjadi pelajaran bagi semua orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal.