
Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak pemuda di Indonesia menderita kanker karena penggunaan atap asbes di rumah mereka. Ia menyarankan untuk kembali menggunakan bahan alami seperti ijuk sebagai alternatif yang lebih aman.
Prabowo menyoroti bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh serat asbes yang dapat terhirup dan menyebabkan penyakit serius, termasuk kanker paru-paru dan mesothelioma. Menurutnya, penggunaan asbes yang meluas di Indonesia, terutama di daerah pedesaan, menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
“Saya melihat banyak anak muda kita yang terkena kanker. Setelah diteliti, ternyata banyak yang tinggal di rumah dengan atap asbes. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Prabowo dalam sebuah acara.
Ia kemudian mendorong masyarakat untuk beralih ke bahan atap yang lebih tradisional dan ramah lingkungan, seperti ijuk. Ijuk, yang berasal dari serat pohon aren, telah lama digunakan sebagai bahan atap alami di berbagai daerah di Indonesia. Selain lebih aman, ijuk juga memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca tropis.
Prabowo menekankan pentingnya kesadaran akan bahaya asbes dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mengurangi penggunaan asbes dan menggantinya dengan bahan yang lebih sehat.
Pernyataan ini mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk ahli kesehatan dan aktivis lingkungan. Mereka mendukung seruan Prabowo untuk kembali ke bahan alami dan mengurangi risiko kanker akibat asbes.