
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendorong penghentian penggunaan asbes di Indonesia. Ia menyatakan bahwa material ini berpotensi memicu kanker paru-paru, bahkan pada individu yang tidak merokok.
Dalam sebuah pernyataan, Prabowo menekankan pentingnya langkah preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat. Asbes, yang dahulu lazim digunakan dalam konstruksi, kini diketahui sebagai karsinogen kelas satu.
Paparan serat asbes dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit serius seperti mesothelioma dan kanker paru. Yang mengkhawatirkan, risikonya tidak hanya mengintai perokok, tetapi juga orang yang tidak pernah merokok sama sekali.
Prabowo mengajak semua pihak, termasuk pemerintah dan industri, untuk beralih ke material alternatif yang lebih aman. Langkah ini dianggap krusial demi menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker paru di Indonesia.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh sejumlah kalangan medis dan pegiat lingkungan. Mereka berharap kebijakan konkret segera diambil untuk menghentikan penggunaan asbes secara bertahap.