Mitos atau Fakta? Ejakulasi 21 Kali Sebulan untuk Cegah Kanker Prostat Menurut Dokter

Home blog Mitos atau Fakta? Ejakulasi 21 Kali Sebulan untuk Cegah Kanker Prostat Menurut Dokter
Mitos atau Fakta? Ejakulasi 21 Kali Sebulan untuk Cegah Kanker Prostat Menurut Dokter
Mitos atau Fakta? Ejakulasi 21 Kali Sebulan untuk Cegah Kanker Prostat Menurut Dokter

Beredar luas di masyarakat anggapan bahwa pria yang melakukan ejakulasi sebanyak 21 kali dalam sebulan dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Klaim ini kerap dikaitkan dengan penelitian yang menyebutkan frekuensi ejakulasi tinggi berkaitan dengan kesehatan prostat. Namun, benarkah demikian? Berikut penjelasan dari para ahli.

Penelitian Sebelumnya tentang Ejakulasi dan Kanker Prostat

Beberapa studi epidemiologi memang pernah meneliti hubungan antara frekuensi ejakulasi dengan risiko kanker prostat. Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal European Urology pada tahun 2016 menemukan bahwa pria yang ejakulasi setidaknya 21 kali per bulan memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya ejakulasi 4-7 kali per bulan. Namun, penelitian ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung.

Pendapat Dokter Spesialis

Menurut dr. Andri, Sp.U, seorang dokter spesialis urologi, klaim tersebut tidak bisa diterima begitu saja. Ia menjelaskan bahwa mekanisme di balik hubungan ini masih belum jelas. “Yang pasti, ejakulasi membantu mengeluarkan cairan prostat beserta zat-zat yang mungkin bersifat karsinogenik. Tapi belum ada bukti kuat bahwa frekuensi tertentu bisa menjadi tindakan pencegahan mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Andri menekankan bahwa faktor risiko utama kanker prostat adalah usia, riwayat keluarga, dan gaya hidup tidak sehat seperti merokok serta obesitas. “Jangan hanya fokus pada hitungan ejakulasi. Pola makan sehat, olahraga teratur, dan pemeriksaan rutin seperti PSA (Prostate Specific Antigen) jauh lebih penting,” tambahnya.

Kesimpulan Sementara

Meskipun ada penelitian yang mendukung, para dokter sepakat bahwa belum cukup bukti untuk menjadikan ejakulasi 21 kali sebulan sebagai rekomendasi medis untuk mencegah kanker prostat. Yang terpenting adalah menjaga kesehatan prostat secara menyeluruh dengan konsultasi rutin ke dokter dan menjalani pola hidup sehat.