
Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, para pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya memberikan perlindungan ganda bagi bayi yang baru lahir. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah penularan penyakit hepatitis sejak dini.
Mengapa Perlindungan Ganda Begitu Penting?
Pakar kesehatan menekankan bahwa bayi yang baru lahir memiliki sistem imun yang masih sangat rentan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi proteksi yang menyeluruh, tidak hanya melalui imunisasi rutin tetapi juga langkah pencegahan lainnya. Perlindungan ganda ini mencakup pemberian vaksin hepatitis B dalam 24 jam pertama setelah kelahiran, serta memastikan proses persalinan yang higienis untuk meminimalkan risiko penularan dari ibu ke anak.
Langkah Konkret yang Disarankan
Para ahli FK UNAIR merekomendasikan beberapa tindakan nyata yang bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan dan orang tua, antara lain:
- Memberikan vaksinasi hepatitis B sesegera mungkin setelah bayi lahir.
- Melakukan skrining pada ibu hamil untuk mendeteksi potensi infeksi hepatitis.
- Mengedukasi keluarga tentang pentingnya kebersihan dan pola hidup sehat.
Dengan penerapan perlindungan ganda ini, diharapkan angka kejadian hepatitis pada bayi baru lahir dapat ditekan secara signifikan, sehingga generasi mendatang bisa tumbuh lebih sehat.