
Dokter dari Rumah Sakit Sari Asih Bintaro mengingatkan masyarakat bahwa gejala diabetes melitus sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Kondisi ini membuat banyak orang datang berobat saat penyakit sudah memasuki tahap lanjut.
Gejala Awal yang Sering Terabaikan
Menurut dr. Andi Kurniawan, Sp.PD, spesialis penyakit dalam RS Sari Asih Bintaro, beberapa gejala awal diabetes kerap dianggap sepele. “Sering buang air kecil, terutama di malam hari, mudah haus, dan berat badan turun drastis tanpa sebab jelas sering tidak dianggap sebagai tanda bahaya,” jelasnya dalam sebuah seminar kesehatan.
Gejala lain yang juga kerap tidak disadari adalah luka yang sulit sembuh, kesemutan di tangan dan kaki, serta pandangan kabur. Banyak penderita mengira keluhan tersebut hanya karena kelelahan atau faktor usia.
Faktor Risiko dan Pencegahan
Dokter Andi menekankan pentingnya mengenali faktor risiko diabetes, seperti riwayat keluarga, obesitas, pola makan tinggi gula dan lemak, serta kurang aktivitas fisik. “Jika Anda memiliki salah satu faktor risiko, sebaiknya periksakan gula darah secara rutin,” imbaunya.
Pencegahan utama adalah menerapkan pola hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga teratur minimal 30 menit setiap hari, menjaga berat badan ideal, dan menghindari stres berlebihan.
Komplikasi Jika Tidak Tertangani
Jika diabetes tidak segera ditangani, dapat menimbulkan komplikasi serius seperti kerusakan ginjal, gangguan penglihatan hingga kebutaan, penyakit jantung, dan luka yang sulit sembuh berujung amputasi. “Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting,” tegas dr. Andi.
RS Sari Asih Bintaro sendiri menyediakan layanan skrining diabetes gratis setiap bulan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu hingga gejala parah baru memeriksakan diri.