
Diabetes yang tidak terkontrol dapat memburuk seiring waktu. Penting untuk mengenali gejala-gejala yang menunjukkan bahwa penyakit ini sudah berada pada stadium lanjut. Berikut adalah beberapa ciri yang perlu diwaspadai.
Kenaikan Kadar Gula Darah yang Ekstrem
Salah satu indikator utama diabetes parah adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan sulit turun meskipun sudah menjalani pengobatan. Hal ini bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius.
Gangguan pada Penglihatan
Diabetes yang sudah parah sering kali memicu retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah di retina. Gejalanya meliputi penglihatan kabur, munculnya bintik hitam, hingga kehilangan penglihatan secara bertahap.
Luka yang Sulit Sembuh
Luka kecil, terutama di kaki, bisa menjadi masalah besar bagi penderita diabetes lanjut. Proses penyembuhan yang lambat meningkatkan risiko infeksi dan bahkan amputasi.
Kerusakan Saraf (Neuropati)
Neuropati diabetik menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau rasa nyeri pada tangan dan kaki. Kondisi ini membuat penderita sulit merasakan cedera, sehingga luka bisa bertambah parah tanpa disadari.
Gangguan Ginjal
Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak ginjal, yang ditandai dengan pembengkakan di kaki, kelelahan, dan perubahan frekuensi buang air kecil. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berujung pada gagal ginjal.
Masalah Kardiovaskular
Penderita diabetes parah memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Gejalanya meliputi nyeri dada, sesak napas, dan denyut jantung tidak teratur.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Deteksi dini dan pengelolaan yang baik dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.