
Kabar mengejutkan datang dari dunia balap motor. Davide Tardozzi, manajer tim Ducati, memberikan peringatan keras kepada Honda terkait rencana mereka merekrut Fabio Quartararo. Menurutnya, langkah tersebut justru akan membuat pabrikan Jepang itu pusing tujuh keliling.
Peringatan Tardozzi untuk Honda
Dalam pernyataannya, Tardozzi menyebut bahwa Quartararo adalah pembalap yang sangat berbakat. Namun, ia meragukan apakah Honda bisa memaksimalkan potensi juara dunia MotoGP 2021 itu. “Mereka bisa pusing,” ujar Tardozzi dengan nada serius.
Alasan di Balik Peringatan
Tardozzi menilai bahwa karakter motor Honda saat ini sangat berbeda dengan gaya balap Quartararo. Pembalap asal Prancis itu dikenal dengan gaya halus dan membutuhkan motor yang stabil. Sementara Honda, menurut pengamat, masih bergelut dengan masalah traksi dan understeer.
- Quartararo memiliki gaya balap yang membutuhkan motor responsif
- Honda masih kesulitan mengembangkan motor yang sesuai dengan banyak pembalap
- Rekrutmen ini bisa menjadi bumerang bagi kedua belah pihak
Dampak Potensial bagi Honda
Jika Honda nekat merekrut Quartararo, Tardozzi memprediksi akan terjadi ketidakcocokan yang parah. “Mereka harus mengubah total konsep motor, atau pembalapnya yang harus beradaptasi secara ekstrem. Keduanya tidak mudah,” tambahnya.
Komentar ini tentu menjadi bahan pertimbangan serius bagi Honda yang sedang berusaha bangkit setelah musim 2023 yang mengecewakan. Keputusan akhir tetap ada di tangan manajemen Honda, namun peringatan dari kubu Ducati jelas tidak bisa diabaikan begitu saja.