
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya diabetes, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pemeriksaan gula darah gratis bagi warga Desa Macorawalie. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko diabetes serta memberikan edukasi tentang pola hidup sehat.
Deteksi Dini untuk Cegah Komplikasi
Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut diikuti oleh puluhan warga dari berbagai usia. Para mahasiswa tidak hanya melakukan pemeriksaan kadar gula darah, tetapi juga memberikan penyuluhan mengenai faktor risiko diabetes, seperti kebiasaan makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan riwayat keluarga. “Dengan mengetahui kondisi gula darah sejak awal, kita bisa mencegah timbulnya komplikasi serius seperti penyakit jantung, ginjal, dan gangguan penglihatan,” jelas salah satu anggota tim KKN-PK.
Edukasi Gaya Hidup Sehat
Selain pemeriksaan, mahasiswa juga membagikan brosur dan melakukan diskusi interaktif tentang pentingnya menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan mengelola stres. Warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kadar gula darah tinggi langsung mendapatkan konseling untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Program ini disambut antusias oleh warga yang mengaku baru pertama kali mengikuti pemeriksaan gula darah gratis di desa mereka.
Langkah Nyata Menuju Masyarakat Sehat
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN-PK Unhas yang berfokus pada pencegahan penyakit tidak menular. Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, diharapkan kesadaran tentang pentingnya deteksi dini diabetes semakin meningkat. Desa Macorawalie menjadi salah satu lokasi yang dipilih karena tingginya kasus diabetes yang belum terdiagnosis. Melalui inisiatif ini, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kesakitan akibat diabetes di Indonesia.