
Dalam sebuah inisiatif yang patut diapresiasi, tiga pilar keamanan dan ketertiban masyarakat bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan. Acara ini difokuskan pada dua penyakit tidak menular yang semakin umum di masyarakat, yaitu diabetes melitus dan hipertensi.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Banten ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan kedua penyakit tersebut. Melalui pendekatan yang interaktif, para peserta diajak untuk memahami faktor risiko, gejala awal, serta cara mengelola pola hidup sehat agar terhindar dari komplikasi serius.
Mahasiswa KKM Untirta berperan aktif dalam menyampaikan materi edukasi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan. Mereka tidak hanya memberikan informasi teoritis, tetapi juga melakukan demonstrasi praktis, seperti cara mengukur tekanan darah dan kadar gula darah secara mandiri.
Sinergi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan akademisi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sadar kesehatan. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat dapat mengambil langkah preventif sejak dini untuk mengurangi risiko terkena diabetes dan hipertensi.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian brosur serta alat kesehatan sederhana kepada warga. Inisiatif kolaboratif semacam ini menjadi contoh nyata bahwa edukasi kesehatan dapat dilakukan secara efektif melalui kerja sama lintas sektor.